Testimony:
Isolated but Not Alone

website creation software
Mobirise

Halo semuanya, perkenalkan saya EL, jemaat GKY Singapura. Saya sudah hampir 8 tahun bekerja di Singapura. Hampir setahun yang lalu saya di tes positif untuk SARS-COV-2, atau yang dikenal dengan Covid-19.

Kisah ini bermulai dari ketika saya mendapatkan telepon dari MOH (Ministry of Health) Singapura. Saya dinyatakan sebagai salah satu kontak dari confirmed case. Pada saat itu juga, saya diberikan QO (Quarantine Order – karantina dirumah dan gak boleh kemana-mana) selama 14 hari . Tapi karena saya lapor ada gejala sakit tenggorokan (uhuk uhuk), akhirnya saya dijemput oleh petugas ambulans (berpakaian lengkap hazmat suit) ke NCID (National Center of Infectious Disease) untuk melakukan swab test. Malam itu saya merasa deg-degan sampai gak bisa tidur, nungguin hasil yang katanya bisa sampai 2 hari. Pagi-pagi jam 7an, saya mendapatkan telepon dari MOH dan saya dinyatakan positif. Saya dijemput ambulans lagi, dimana kali ini saya akan dibawa ke NCID untuk diisolasi dan pengamatan lebih lanjut.  

Selama di NCID, perasaan saya campur aduk:
- rasa tidak percaya, karena meskipun jumlah kasus di SG setiap hari bertambah banyak tetapi rasanya jauh,
- sedikit lega karena saya berada di SG dimana pemerintahnya bergerak sangat cepat untuk menangani Covid dan tim medis yang sangat cekatan,
- perasaan bersyukur karena gejala saya ringan,
- tetapi pada saat yang sama juga khawatir dengan teman-teman saya yang akhirnya mendapatkan Quarantine Order juga karena mereka menjadi kontak dekat saya,
- Tetapi di antara itu semua, juga ada perasaan tenang mengetahui bahwa tidak ada yang perlu saya takutkan karena Allah ada di samping saya. Saya juga bersyukur karena memiliki keluarga dan teman-teman yang berusaha menghibur saya dengan cara mereka. Ini membuat saya tidak merasa kesepian ketika terisolasi dari dunia.

Setelah 10 hari di NCID, saya diizinkan pulang walaupun saya masih batuk. Kemudian saya melanjutkan isolasi mandiri 2 minggu lagi, walaupun dokter bilang tidak perlu karena hasil test nya sudah negatif, tetapi saya takut dipelototin orang kalo batuk di MRT. Selang berapa hari, SG akhirnya memasuki masa Circuit Breaker (dimana penduduk SG hanya boleh keluar rumah untuk urusan-urusan esensial, bahasa kerennya lockdown/PSBB). 

Hidup berubah drastis, perbatasan ditutup, dan semuanya (benar-benar semuanya) berpindah ke online. Shout out to my sis who kindly share her Netflix password with me! Dunia sekali lagi terbatas di satu unit apartemen, kembali terisolasi (kecuali waktu ke supermarket dekat rumah) untuk beberapa bulan sebelum perlahan-lahan kembali ke arah normal (Bahasa kekiniannya: “new normal”).

Sekarang sudah hampir 1 tahun berlalu, dalam jangka waktu yang singkat ini banyak kesusahan & kesedihan yang menimpa teman dan keluarga (baik disebabkan oleh pandemi ataupun diluar pandemi), dan saya mengalami bahwa perspektif saya bergeser, prioritas berubah, dan kesadaran bahwa old excuses is just an excuse. Intinya, life changing experience.

Dan melalui semua ini, saya diingatkan bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, tetapi kasih karunia Tuhan berlimpah, kasih-Nya yang begitu besar itu diberikan kepada kita bukan karena kebaikan kita, tetapi hanya karena Anugerah-Nya: 

Ephesians 2:4–8 (ESV)
But God, being rich in mercy, because of the great love with which he loved us, even when we were dead in our trespasses, made us alive together with Christ—by grace you have been saved— and raised us up with him and seated us with him in the heavenly places in Christ Jesus, so that in the coming ages he might show the immeasurable riches of his grace in kindness toward us in Christ Jesus. For by grace you have been saved through faith. And this is not your own doing; it is the gift of God,

Thank you for allowing me to share my experience, hope this brings blessings to you and your family. 

EL, Singapura, Maret 2021.

Orchard Road selama CB

Menu makanan di NCID

RECENT NEWS

Info Persembahan

CONTACT

SEKRETARIAT GKY SINGAPORE
Fortune Centre
190 Middle Rd #12-01A
Singapore 188979
(+65) 97610900
info@gkysingapore.org